Tuesday, February 19, 2013

MEMILIH BURUNG CUCAK HIJAU


Meskipun nama umum adalah cucak hijau atau cucak ijo, namun burung ini bukanlah keluarga merbah atau cucak-cucakan. Burung cucak hijau sama sekali bukan satu suku dengan cucakrowo atau cucak jawa misalnya.
Yang biasa kita sebut cucak hijau ini memiliki nama ilmiah Chloropsis sonnerati. Dia adalah burung cica-daun besar dengan seluruh badan dominan dengan warna hijau. Chloropsis sonnerati termasuk ke dalam suku Chloropseidae, berkerabat dekat dengan burung cipoh (Aegithina spp.). Dalam bahasa Inggris burung ini dikenal sebagai Greater Green Leafbird.
Jenis-jenis cica-daun juga dikenal dengan sebutan umum burung daun, atau murai daun.
Bertubuh sedang, dengan panjang tubuh total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 22 cm.
Seperti umumnya cica-daun, seluruh tubuh didominasi warna hijau terang (hijau daun), termasuk sayap dan ekor; sementara pipi dan tenggorokan burung jantan berwarna hitam berkilau.
Perbedaan dengan cica-daun yang lain adalah adanya warna (noktah) biru pada bahu burung jantan. Burung betina dengan tenggorokan kuning dan lingkaran mata kuning. Kedua jenis kelamin memiliki sepasang setrip malar biru berkilau di sisi dagunya.
Iris mata berwarna coklat gelap, paruh tebal hitam, dan kaki abu-abu kebiruan.
Jenis burung ini kadang bersikap agresif terhadap jenis lain yang berukuran lebih kecil. Saat berkicau, cica-daun besar akan menundukkan kepala. Makanannya adalah aneka serangga dan buah-buahan hutan.
HABITAT CUCAK HIJAU
Cica-daun besar menyebar di Semenanjung Malaya, Sumatra dan pulau-pulau di sekitarnya, Kalimantan termasuk pula Natuna, Jawa dan Bali. Tersebar luas tetapi tidak umum didapati, di hutan-hutan dataran rendah dan perbukitan sampai ketinggian 1.000 m dpl.
CIRI BERDASAR DAERAH ASAL
Cica-daun adalah jenis burung Oriental (Asia) yang penyebarannya tidak melewati Kalimantan di sebelah timur. Beberapa jenisnya yang terdapat di Indonesia, selain cica-daun besar, adalah:
1. Cica-daun kecil (C. cyanopogon); sangat mirip cica-daun besar, hanya ukurannya lebih kecil (17 cm) dan tidak punya bercak biru di bahu.
2. Cica-daun sayap-biru (C. cochinchinensis); sayap dan ekor tersaput warna biru. 17 cm.
3. Cica-daun dahi-emas (C. aurifrons); dahi kekuningan pada yang jantan. 19 cm.
4. Cica-daun sumatra (C. venusta); paling kecil, 14 cm. Dahi dan sisi kepala biru terang (jantan), tenggorokan biru terang (betina).
CIRI JANTAN DAN BETINA
Cucak hijau termasuk burung dimorfik, yakni terdapat perbedaan ciri fisik yang bisa dilihat antara burung jantan dan burung betina dewasa. Untuk burung jantan, pada dagu dan tenggorokan berwarna hitam, sedangkan betina hijau.
Sementara itu untuk cucak hijau yang masih muda/trotolan sekitar umur 2-4 bulan, bentuk fisik jantan dan betina nyaris sama, bulunya pun warnanya sama hijau muda. Serta ada warna kuning, di bawah paruh sampai leher. Dan sepertinya, tidak ada ciri khusus yang membedakan antara yang jantan dan betina.
Namun bagi mereka yang sudah bertahun-tahun menekuni cucak hijau akan sangat mudah melihat perbedaannya baik masih bakalan apalagi saat dewasa. Ada beberapa cara jitu untuk melihat perbedaan jantan dan betina. Beberapa hal yang harus diperhatikan saat membeli bakalan cucak hijau dipasar burung maupun di pengepul.
Pertama, bakalan jantan, jika masih berumur di bawah 4 bulan maka alis yang melingkar di kedua di matanya berwarna kuning. Jika alis matanya berwarna putih, betina.
http://kicauan.files.wordpress.com/2010/01/cicoce2.jpg?w=397&h=153
Kedua, warna paruh bagian bawah, kalau jantan berwarna coklat tua. Sedangkan yang betina berwarna putih.
http://kicauan.files.wordpress.com/2010/01/cicoce1.jpg?w=393&h=127
Beda cucak ijo anakan jantan dan betina dilihat dari bagian luar kerongkongan (Foto: Jo_Qplie/kicaumania.org)
Ketiga, jika bakalan sudah berumur di atas 4-6 bulan, maka betina akan berwarna kuning di bagian leher, kemudian akan berubah menjadi warna putih kehijauan. Sedangkan jantan, warna kuningnya akan dipenuhi trotol-trotol hitam. Pada dua bulan berikutnya, warna hitam itu akan tampak lebih jelas pada bagian leher/bawah paruh.
Seiring dengan bertambnya umur, warnua hitam di leher bawah, akan terus menutup sampai di bawah matanya.

BURUNG AGAR TETAP KONDISI STABIL


Sehat itu ada dua. Sehat mental dan sehat fisik. Burung yang mentalnya drop, pasti macet atau kalau bunyi sangat-sangat tidak memuaskan. Itu sama juga dengan burung yang tidak sehat secara fisik. Pasti bermasalah sebagai kicauan dan juga bermasalah di kandang penangkaran.
Agar burung Anda sehat mental, jauhkan dari hal-hal yang membuat dia tertekan. Misalnya perilaku kasar pemelihara, burung lain yang lebih superior, dan predator bagi burung di sekeliling rumah, misalnya kucing, anjing dan juga tikus.
Agar burung Anda sehat fisik, hilangkan segala gangguan dan ancamannya.
  • Pertama, peralatan pemeliharaan. Pastikan tidak ada bagian runcing, tajam dan sebagainya yang memungkinkan burung Anda terluka.
  • Kedua, basmi segala parasit, mikroba dan virus yang mengganggu kehidupannya.
  • Ketiga, cukupi kebutuhan nutrisinya.
Hendaknya Anda ingat, bahwa gangguan dan ancaman segala macam mahkluk kecil tetapi berbahaya itu serta kekurangan nutrisi, tidak selalu kasat mata tanda-tanda kehadirannya.
Bisa jadi burung Anda terlihat mulus, juga gacor. Tetapi tiba-tiba saja sering berhenti bunyi secara mendadak. Anis merah misalnya, tiba-tiba saja berhenti teler alias oncling atau mletik, cucak ijo tidak njegrik bin jambul, atau kacer mbagong melulu alias nguda laut forever.
Anis merah mletik alias oncling, besar kemungkinan dia meraskan gatal akibat ada kutu di dalam kantung udara. Kutu di dalam kantung udara? Ya, ketahuilah itu adalah air sac mite atau tungau kantung udara.
Makhluk ini kalau berkembang biak masuk di lapisan bawah kulit dan utamanya di kantung udara burung. Kutu ini perlu dibedakan dengan kutu yang meloncat seperti caplak atau kutu yang merambat seperti gurem. Beda sekali.
Kutu ini, atau lebih tepatnya tungau, hanya bisa mati kalau Anda memutus rantai kehidupannya dengan memberikan pembasmian sistemik menyeluruh (dari luar seperti semprot, dari pencernaan melalui makanan atau minuman dan dari kulit dengan pengolesan di sekitar kantung udara).
Kalau cucak ijo yang seharusnya jegrik atau menjambul dan ngentrok, kok cuma tampil biasa atau bahkan tidak bunyi, mengapa? Itu kemungkinan besar dia kekurangan vitamin dan mineral, tetapi bisa juga karena gangguan parasit seperti halnya air sac mite dan juga cacing. Artinya, sebanyak apapun Anda memberi extra fooding, percuma saja kalau di dalam tubuh burung terdapat banyak parasit yang menggerogoti sari makanan dan juga darah burung.
Nah kalau kacer mbagong bagaimana? Ini sebuah rahasia yang barangkali perlu Anda ketahui. Kacer mbagong alias nguda laut sebenarnya adalah burung dengan “nafsu besar tenaga kurang”.
Jangan Anda bilang bahwa kacer Anda kecukupan vitamin, mineral, karbohidrat dan sebagainya kalau Anda hanya memberinya voer plus jangkrik atau kroto. Selain kandungan nutrisi dari pakan itu kemungkinan kurang atau tidak lengkap, bisa jadi semuanya diserobot oleh parasit dan kutu, caplak maupun tungau/air sac mite.
Ceritanya tentu tidak sampai di anis merah, cucak ijo atau kacer. Semua burung yang bermasalah, semuanya bersumber dari mata air yang sama: kesehatan dan kecukupan nutrisi.
Begitu juga dengan burung di penangkaran. Semua problem seperti tidak juga kawin meski kelihatan berjodoh, tidak juga bertelor meski sudah kawin, sedikit prosentase keberhasilan penetasannya, piyikan mati sebelum berkembang dan sebagainya dan sebagainya. Sumbernya hanya satu: tidak sehat, tidak peduli sesegar apapun kelihatannya burung Anda atau segacor apapun suaranya.
Kalau burung yang terlihat sehat saja sebenarnya banyak sekali menerima gangguan, apalagi burung yang terlihat tidak fit. Pasti dia gangguannya banyak. Bisa jadi dia mendapat gangguan dari segala arah yang tidak Anda sadari. Pertama dari lingkungan yang tidak ramah, kedua dari parasit yang menggerogoti sari makanan dan darahnya, ketiga karena kekurangan nutrisi.
Kasus itulah yang biasanya menimpa burung mabung tidak tuntas atau mabung tidak selesai-selesai atau bahkan burung dengan bulu yang sudah mengerak – kering, nyerit atau melintir-melintir tetapi tidak juga rontok.
Sudah pasti, Anda tidak senang dengan semua gangguan dan kekurangan nutrisi yang menimpa burung Anda. Bisa jadi Anda tidak pernah menyadarinya. Tetapi itulah sesungguhnya RAHASIA BURUNG JAWARA. Burung yang selalu gacor sebagai kicauan dan mendatangkan banyak anakan (alias uang) sebagai burung tangkaran.
Jika Anda sudah tahu semua rahasia itu, maka Anda kini tinggal bertindak. Pastikan burung Anda mendapatkan perlindungan menyeluruh dan memang begitulah seharusnya, bahwa hobi burung menjadi sumber rejeki dan kesenangan dan bukan menjadi beban yang berkepanjangan.

CARA MEMILIH BURUNG KACER


MEMILIH KACER DARI CIRI FISIK
Kali ini b'dane akan sharing tips memilih bakalan kacer yang semoga bisa menjadi referensi sobat semua dalam memilih bakalan kacer.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgvjPESK29r2S9WEBOCtBN1nxxYQSyCf-xrKgXsl9b0t4fwALIgmyltXAMsmnwsQACA03v3eJH2oOrT7HKQvQ6xuZu6zEDypH1EfaaiJKBAd8KwB-IDoeQ48QSZIqL0zkUNdSbQJK7dCn7v/s320/sepasang+kacer.jpg
Sepasang Kacer Poci atas betina, bawah jantan

Kacer Jantan mempunyai  bulu di kepala berwarna hitam, warna didada hitam mengkilap. Sementara kacer betina  bulu di kepala berwarna hitam keabu-abuan, warna didada tidak mengkilap. Sedangkan pada kacer usia trotolan atau anakan yang bulunya baru keluar dan belum lengkap, sebenarnya sudah bisa kita lihat meskipun hanya satu atau dua bulu. Pada trotolan jantan bulu berwarna hitam pekat sedangkan trotolan betina wwarna hitamnya agak pudar cenderung berwarna abu-abu.

Memilih trortolan kacer dilihat dari bentuk badan


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg89ej-DFPNklBwu77JraE8qxixFjNPkKZ4d5OxlZgJHujZ4h4v2hyphenhyphenSVMWQkgKsMhEsYYe9JeezC9pKVxAVnPcPpeccM2T-v9m5CJV7x0VdNEYBSw8Rn-wLLd8YwG-CzbuQBje6OJvm01My/s1600/trotolan.jpg
Trorolan Jantan

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhwkUSBzXhSCcYGYnvMCR2ITsUiOOFCe0uvntbKjvL3-Q0XI6GQtHNmztYnvruXtWSQVvW5qZrTDUntrfrYdQTop0ZAtxLuIGIgiFDZCU7O9GmQbINHVqHZ9jkJrvagBHqH3M3r9zB-gBXk/s1600/tro2.jpg
Trotolan Betina

 Jika sobat b'dane berniat memilih bakalan untuk kacer kicauan maka tentunya kacer jantan yang harus sobat pilih. Dengan bulu yang berwarna hitam tegas dan mengkilap serta terlihat kontras. Untuk bentuk paruhnya, pilihlah bentuk paruh berpangkal lebar yang besar, tebal dan panjang. Bagian bawah paruh harus lurus dan jangan sampai sobat memilih bakalan kacer  yang berparuh bengkok. Untuk posisi lubang hidungnya, pilihlah yang jarak antara lubang hidung dan posisi matanya sedekat mungkin.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYmi5ELSAl87UD3NwnPsksxUcOcs-ZVB6oaq4YhEZ5NdCrjOgDfYjMCyq1ojfVtBy0_s1PzpfBasTDn0avrIpr2P8wJrh5TR0mNdjQxt4SEp3ECydWJ-ETTh-7JXsuiIusOxo4dAvOtuMK/s320/kepala.jpg
bentuk kepala dan paruh trotolan kacer jantan
Bentuk kepala kotak, matanya bulat dan besar serta terlihat melotot. Itu pertanda bahwa burung pilihan sobat mempunyai mental bertempur yang baik. Dari postur badannya pilihlah yang sedang dan dari leher sampai ekor dan kakinya mempunyai panjang yang serasi, jangan pilih bakalan yang leher dan badannya pendek.
Sayap yang mengepit rapat serta kaki yang mencengkram kuat, menandakan bakalan tersebut sehat. Pilihlah yang berkaki besar dan tampak kering. Untuk warna kaki, terserah sobat, karena tidak berpengaruh pada mental si bakalan. Dari gerakan badan,pilihlah yang lincah dan mempunyai nafsu makan yang besar.
Bentuk leher yang panjang padat dan berisi. Menandakan bakalan yang  akan mengeluarkan power maksimal saat berkicau.


Anda pasti sangat paham, BURUNG JAWARA bagi penggemar kicauan hanya ada dua. Pertama, jawara untuk berkicau. Kedua, jawara untuk beranak-pinak. Titik, tidak ada koma.
Jawara berkicau artinya burung gacor, selalu berkicau, tak peduli di arena lomba ataupun di rumah. Jawara untuk beranak pinak berarti selalu bereproduksi dengan baik. Menghasilkan anakan banyak, menghasilkan uang.
http://4.bp.blogspot.com/-3sD2mvjW2ac/T4mE6DwZZkI/AAAAAAAABcQ/tfkJzFerLPU/s1600/RAHASIA+BURUNG+JAWARA+-+armhando+com.jpg

Tahukah Anda bahwa burung Anda pun bisa seperti itu? Itu tentunya kalau Anda memahami dan mau melakukan hal utama yang dibutuhkan burung. Apa? Kuncinya hanya satu: burung harus sehat.
Tidak perlu dicari-cari alasan mengapa burung Anda tidak juga bunyi sehabis mabung, mabung tidak juga tuntas, macet setelah tarung, berhenti bertelor atau bertelor hanya satu, atau bertelor tiga tetapi tidak pernah menetas dan segudang alasan lain.
Jika burung Anda seperti itu, maka semua itu hanya menandakan satu hal: BURUNG ANDA TIDAK SEHAT!!
Ya, kembali lagi ingatlah satu prinsip dalam memahami burung: “Burung sehat pasti gacor, burung sehat pasti bereproduksi”.

ASI KELUA BAYI SEHAT


ASI(Air Susu Ibu) sangatlah penting bagi si bayi untuk proses perkembangan pertumbuhan dan kesehatannya.Sehingga kelancaran produksi ASI sangat diperlukan dalam hal ini.

cara melancarkan ASITrus bagaimana jika ASI(Air Susu Ibu) kurang lancar?

Berikut ada beberapa cara melancarkan ASI(Air Susu Ibu) dengan menggunakan beberapa ramuan tradisional :

1.Sediakan daun kenikir (yang tidak berbunga) 1 genggam.Ditumbuk halus dan ditempelkan pada payudara pada waktu sedang menyusui.

2.Sediakan daun kenikir 5 helai direbus dengan air,setelah dingin diminum.Maka akan memperlancar ASI dan bisa juga untuk obat cacingan.

3.Temulawak setengah jari diambil sarinya.Campur dengan gula 5 sendok makan dan air 2 gelas.Bisa juga ditambah asam jawa sebelum dimasak.Masak semua bahan hingga mendidih,setelah dingin dapat diminum.

4.Daun katuk dimasak dan diseduh dengan madu,lalu diminum.

5.Minum rebusan daun pupus pepaya,asam,dan gula jawa.

6.Bawang merah dan kunyit yang sudah dikukus,gunakan sebagai lauk.

RAMUAN MELANCARKAN ASI


Membuat Ramuan Untuk Melancarkan ASI
Terbit 18 April 2011 Komentar 3 Komentar Kategori: Kehamilan & Kelahiran
Kebanyakan Ibu pasti menginginkan dapat memberikan ASI Eksklusif bagi bayi mereka. ASI eksklusif tanpa pendamping ASI disarankan diberikan sampai dengan usia bayi menginjak usia enam bulan. Tetapi tidak sedikit ibu yang kecewa karena ternyata ASInya tidak selancar yang diharapkan.
Untuk mengatasi kurang lancarnya ASI bisa dilakukan dengan cara yang sederhana dan tidak memerlukan biaya mahal. Seperti mencoba ramuan-ramuan tradisional yang diwariskan turun-temurun oleh nenek moyang kita. Ramuan ini bermanfaat untuk melancarkan ASI,  Diminum mulai bulan terakhir kehamilan.
a. Ramuan ke 1
Bahan :
Daun katuk atau lobak segar secukupnya
Cara Memakai ;
Daun katuk dimakan sebagai sayur. Lobak segar dimakan sebagai lalapan atau sayur.
b. Ramuan ke 2
Bahan :
- 1 ruas jari biji pala
- 1 sdt mungsi
- 1/2 jari kayu manis
- 1 sdt ketumbar
- gula merah secukupnya
- buah asam secukupnya
- 2 gelas air
Cara membuat dan Memakai :
Semua bahan dicuci, lalu direbus dalam 2 gelas air dan tambahkan gula serta asam, lalu dibiarkan mendidih hingga airnya sisa 1 gelas. Hasil rebusan disaring dan airnya diminum setiap hari selama menyusui.
c. Ramuan ke 3
Bahan :
- 5 gram biji ketapang
- 25 gram daun jinten segar dipipis
- 1 sdm madu
Cara Membuat :
Daun jinten dicuci bersih, lalu disiram dengan air panas dan dipipis. Setelah itu, dicampur dengan biji ketapang yang telah ditumbuk dan ditambahkan sedikit air matang ( 1/2 cangkir), lalu diperas. Air hasil perasannya ditambahkan madu.
Cara Memakai:
Diminum sekaligus. Daun jinten dapat dikonsumsi sebagai lalapan
d. Ramuan ke 4
Bahan :
Bayam Duri secukupnya
Cara Pemakaian :
- Ambil daunnya yang masih muda dan disayur bening. Menyantap sayur bening bayam duri sebaiknya Anda lakukan selama Anda masa menyusui bayi.
- Kemudian cara lain yang juga dianggap ampuh adalah ambil sebatang utuh tanaman bayam duri, cuci bersih. Kemudian tumbuk sampai halus. Selanjutnya diborehkan di sekeliling payudara. Lakukan beberapa minggu sebelum masa proses persalinan dan dilanjutkan setelah Anda melahirkan.
e. Ramuan ke 5
Bahan :
- 25 gr pucuk nangka segar (yang masih muda)
- 2 gelas air untuk merebus
Cara pemakaiannya:
25 gr pucuk nangka segar, cuci bersih, kemudian direbus dengan menambahkan 2 gelas air rebus selama 20 menit. Hasilnya dibagi dua untuk diminum pagi dan sore. Diminum dalam dua bulan pertama pascapersalinan.
Berikut adalah tips yang dapat dilakukan ibu agar ASI tetap lancar, sehingga kebutuhan bagi bayi dapat terus terpenuhi :
* Hindari stress pada ibu karena stress bisa mempengaruhi produksi ASI
* Bagi ibu yang merupakan wanita karier janganlah lalai memberikan ASI atau memeras susu secara teratur dan berkala, sehingga ASI tidak macet.
* Perbanyaklah makan sayur- sayuran hijau, seperti daun pepaya, bayam, dan kacang-kacangan. Daun katuk juga dipercaya dapat memperlancar ASI, bahkan saat ini sudah banyak tersedia tablet ekstrak daun katuk untuk mempermudah dalam mengkonsumsinya.
* Minum susu untuk ibu menyusui, karena ibu menyusui memerlukan kalsium yang terkadung dalam susu untuk memproduksi ASI.
* Jika ibu sering menyusui bayi pada payudara kanan dan kiri secara bergantian dandi lakukan secara teratur, maka akan merangsang keluarnya ASI. Untuk itu sampai bayi berusia 6 bulan sebaiknya terus berikan ASI.
* Perbanyaklah minum air putih selama menyusui. Banyak minum air putih cukup membantu untuk memperbanyak ASI.
Sumber :
-Tanaman Obat untuk Masa Kehamilan & Pasca Melahirkan Oleh dr. Lestari Handayani,
M. Med (PH)

ASI YANG BAIK BAGI BALITA

Setiap Ibu mestinya mendambakan dapat memberikan ASI eksklusif untuk buah hati yang didambakan, bukan. Nah, sayangnya tak semua wanita beruntung dianugerahi air susu yang lancar. Belum sampai sebulan sudah “habis”. Duh sedihnya. Bagaimana ya agar bisa menyiasati lancar ASI. Ikhtiar kan penting, daripada terburu-buru memilih susu formula. Nah ada baiknya mencoba dulu alternative dari resep tradisional yang biasa dilakukan orangtua kita dahulu, khususnya untuk memperlancar dan memperbanyak jumlah ASI.

Menurut literature yang saya baca dan sudah dibuktikan saat memberikan ASI untuk ke-3 anak-anak saya, ternyata daun Katuk (Sauropus androgynus L.Merr.) memang amat ampuh. Tanaman ini mudah tumbuh di halaman dan biasa ditanam sebagai pagar hidup. Jika punya lahan sempit, Anda bisa menanamnya didalam pot.

Cara menggunakannya cukup mudah, dibuat sayur bening bersama jagung manis, atau dicampur dengan potongan wortel. Wah dijamin ASI bakal lancar. Mengandung apa saja ? Dari hasil penelitian, terbukti daun katuk mengandung protein, lemak, kalium, fosfor, zat besi, vit A, B1 dan C yang lengkap. Kandungan nutrisi inilah yang membuat daun katuk efektif melancarkan ASI yang berperan mencukupi asupan nutrisi ibu menyusui. Tanaman ini daunnya bersifat dingin dan manis yang mengandung flavonoid, saponin dan tannin. Kandungan tersebut juga membuat daun katuk dipakai sebagai obat antidemam, peluruh kencing serta membersihkan darah, sehingga amat baik dipakai oleh ibu pasca melahirkan .

Selain daun katuk, cara tradisional lain adalah dengan meminum rebusan daun Nangka (artocarpus integra Merr). Buahnya yang harum sering dipakai sebagai campuran es teller. Namun yang berkhasiat untuk memperbanyak ASI justru terletak pada daunnya yang masih muda. Pucuk daun nangka mengandung saponin, flavonoida dan tannin. Cara pemakaiannya, 25 gr pucuk nangka segar, cuci bersih, kemudian direbus dengan menambahkan 2 gelas air rebus selama 20 menit. Hasilnya dibagi dua untuk diminum pagi dan sore. Diminum dalam dua bulan pertama pascapersalinan.

Daun lain yang juga dianggap berkhasiat adalah Bayam Duri. Tanaman perdu ini banyak tumbuh liar banyak duri dibatangnya, jadi harus berhati-hati saat mengambilnya. Bayam duri selain untuk melancarkan ASI juga berkhasiat memperlancar aliran pembuluh darah yang tersumbat. Ambil daunnya yang masih muda dan disayur bening. Kemudian cara lain yang juga dianggap ampuh adalah ambil sebatang utuh tanaman bayam duri, cuci bersih. Kemudian tumbuk sampai halus. Selanjutnya diborehkan di sekeliling payudara. Dapat Anda lakukan beberapa minggu sebelum masa proses persalinan dan dilanjutkan setelah Anda melahirkan. Begitu juga dengan menyantap sayur bening bayam duri sebaiknya Anda lakukan selama Anda masa menyusui bayi.

Cara lain untuk tetap melancarkan ASI adalah sesering mungkin menyusukan bayi pada payudara kanan dan kiri secara bergantian dan lakukan secara teratur. Jika perlu setiap 2-3 jam sekali. Kalaupun bayi Anda masih tampak kekenyangan, sebaiknya Anda memompanya. Harap diketahui gudang ASI akan semakin lancar produksinya jika sering diperah atau dihisap si kecil, karena kelenjar ASI didalam payudara akan lebih terangsang untuk terus memproduksi ASI.

Sejak usia kandungan 7 bulan, sebaiknya Anda sudah rajin melakukan pijat payudara dengan menggunakan baby lotion. Nah sesaat setelah melahirkan, cobalah banyak mengkonsumsi susu dan sayur bening dari daun katuk dan bergantian dengan daun bayam duri. Jadi dalam dua bulan pertama pasca melahirkan diusahakan menu makan siang dan malam selalu menyertakan sayur bening katuk dan daun bayam duri secara bergantian. Sebagai makanan selingan Anda juga bisa menambahkan bubur kacanghijau, talam labu parang dan ubi jalar secara bergantian. Menurut jurnal Media Litbang Kesehatan volume XIV No.3/2004 pada prinsipnya semua sayuran yang berwarna hijau tua dapat melancarkan ASI : daun papaya, daun singkong, daun kacangpanjang, daun bayam.
Namun pada intinya adalah pasca melahirkan Anda harus mempertahankan menyantap makanan full gizi dan minum cukup air putih. Dijamin ASI lancar dan bayipun tercukupi masa menyusui secara eksklusif.

Dari pengalaman pribadi mungkin tips ini juga bisa Anda lakukan :
•Banyak makan sayur-sayuran hijau, dan buah-buahan masak pohon.
•Cukup minum susu dan minum air putih
•Nasi boleh dikurangi tapi asupan protein sebaiknya tetap banyak dikonsumsi
•Cukup istirahat dan jangan stress. Sebab stress ikut mempengaruhi kelancaran ASI lho.
•Agar ASI lancar, lakukan relaksasi pagi hari. Caranya? Setelah mandi dan sarapan, jalan-jalan sambil menggendong si kecil di seputar rumah, setidaknya sambil menikmati cahaya pagi yang menyehatkan membuat Anda berdua bisa menikmati pagi yang cerah dengan tenang

ASI SANGAT BERGUNA BAGI BAYI


ASI merupakan makanan pokok bagi bayi setelah dia dilahirkan di dunia. Mendapatkan ASI yang lancar pasca melahirkan merupakan dambaan tiap ibu karena ASI sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang sang buah hati.
Pemberian ASI ekslusif kepada bayi sangat dianjurkan sampai bayi berusia enam bulan. Namun tidak semua ibu beruntung memiliki ASI yang lancar bahkan ada beberapa yang tidak mengeluarkan ASI.
Pasti keadaan tersebut membuat si ibu kecewa karena tidak bisa memenuhi kebutuhan utama sang buah hati.
Meski demikian, ada cara-cara yang mungkin bisa ditempuh untuk melancarkan ASI. Berikut ini merupakan tips melancarkan ASI.
Untuk memperlancar ASI, hendaknya si ibu yang sedang menyusi bayinya rajin mengonsumsi susu khusus untuk ibu menyusui karena dalam susu tersebut terkandung banyak zat-zat vitamin dan mineral yang berguna untuk memperlancar ASI di antarannya kandungan kalsium.
Seraya rajin minum susu, hendaknya si ibu juga menjaga pola makannya karena hal ini juga berpengaruh pada kelancaran ASI yang dikeluarkan ibu.
Untuk memperlancar Asi hendaknya ibu memperbanyak mengkonsumsi makanan sayur-sayuran hijau. Sayu-sayuran hijau ini banyak ditemukan di sekitar rumah seperi daun bayam, daun pepaya, dan daun katuk.
Daun katuk merupakan salah satu daun yang dipercaya bisa membantu memperlancar ASI dan kini di pasaran banyak sekali dijumpai ekstrak daun katuk guna mempermudah untuk memperoleh dan mengonsumsinya.
Selain sayur-sayuran hijau, ibu bisa memperbanyak makan kacang-kacangan.
Cara lain yang bisa dilakukan untuk memperlancar Asi adalah dengan memberikan rangsangan pada payudara dengan cara sering menyudukannya pada bayi. Ini merupakan salah satu cara alami yang bisa membantu memperlancar keluarnya ASI.
Selama menyusui bayi hendaknya ibu dalam kondisi tenang dan rileks karena emosi yang ibu rasakan akan mempengaruhi ASI yang ia keluarkan.
Tips Cara Melancarkan Produksi ASI Saat Menyusui Kamis, 14 Oktober 2010 Domain Register Bumper Sticker Kandungan ASI, Posisi menyusui yang benar dan video wanita menyusui bayi dan tips melancarkan ASIKewajiban seorang ibu terhadap bayinya adalah memberikan ASI ekslusif minimal selama 6 bulan. Bahkan islam telah mengatur juga pemberian ASI Eklusif atau menyapih bayi sebaiknya ketika bayi sudah berumur 2 Tahun. Tentunya seorang ibu yang benar-benar menyayangi buah hatinya akan memberikan ASI (Air Susu Ibu) yang terbaik untuk si bayinya. Perlu dipahami oleh para ibu-ibu kelancaran asi sangat penting untuk memenuhi kebutuhan bayi. Akan tetapi tidak sedikit pula ibu-ibu yang merasa kecewa karena minimnya atau tidak lancarnya pasokan ASI ke buah hatinya. Apakah Anda salah satu dari ibu-ibu yang mengalami masalah ASI kurang lancar saat menyusui bayi Anda ? Tenang, banyak para wanita atau ibu-ibu mengira kalau masalah ASI tidak lancar disebabkan karena payudara kecil, puting payudara kecil, puting susu lecet, belum cukup umur untuk melahirkan, kurang gizi atau masalah hormonal. Memang penyebab ASI kurang lancar saat menyusui berbeda-beda tapi anda tidak perlu kawatir karena saya telah mempunyai tips melancarkan produksi ASI yang mudah, sehat dan aman bagi Ibu dan buah hati. peace Tips Sederhana Melancarkan Porduksi ASI Perbanyaklah makan sayur sayuran hijau, seperti daun pepaya, bayam, dan kacang-kacangan. Daun katuk juga dipercaya dapat memperlancar ASI, bahkan saat ini sudah banyak tersedia tablet ekstrak daun katuk untuk mempermudah dalam mengkonsumsinya. Minum susu untuk ibu menyusui, karena ibu menyusui memerlukan kalsium yang terkadung dalam susu untuk memproduksi ASI. Jika ibu sering menyusi bayi, maka akan merangsang keluarnya ASI. Untuk itu sampai bayi berusia 6 bulan sebaiknya terus berikan ASI. Perbanyaklah minum air putih selama menyusui. Banyak minum air putih cukup membantu untuk memperbanyak ASI. Saat memberikan ASI, usahakan si Ibu dalam keadaan relaxe sehingga ASI yang didapat si bayi adalah ASI yang terbaik dan penuh rasa kasih sayang Nah cara diatas adalah cara yang sering dianjurkan oleh para dokter kandungan, sehingga sangat baik untuk Anda yang sedang menyusui. Apalagi buat wanita karir, pada umumnya wanita karir yang bekerja sering mengalami stress, sehingga mengakibatkan ASI tiba-tiba terhenti sehingga payudara menjadi sakit dan kencang karena tidak dapat mengeluarkan ASI. Istilah macet ASI dalam dunia kedokteran disebut Mastitis. Faktor lain penyebab ASI macet mastitis adalah kelalaian memberikan ASI atau memeras susu secara teratur dan berkala, sehingga ASI menjadi macet. Untuk mengatasi ASI yang sudah macet tersebut, para ibu patut mencoba sebuah terapi sederhana dengan cara pelancaran darah di jari tangan dan pundak menggunakan Pulpen Jentik dan Sticker. Inilah adalah solusi yang efektif dan cepat untuk ASI yang macet atau terhenti, apalagi bila anda sudah stress dengan cara-cara tradisional seperti pijat/massage, dan tidak ingin mengkonsumsi jamu ataupun obat kimia.